Elektronik Rumah Tangga

Mengenal Cara Kerja Deodorizer pada Kulkas, Anti-Bau!

Editor Annasya Nariswari H 21/07/2025 75 Viewer

Deodorizer adalah fitur penting dalam kulkas modern yang berfungsi menyerap bau tak sedap, menjaga kesegaran makanan, dan mencegah aroma bercampur. Teknologinya bervariasi, mulai dari arang aktif hingga filter katalitik. Banyak kulkas keluaran terbaru, seperti dari Polytron dan AQUA, sudah dilengkapi fitur ini. Simak artikel berikut untuk mengetahui cara kerja, fungsi utama, serta tips perawatan deodorizer kulkas.

Apa Itu Deodorizer?

Salah satu kulkas Polytron dengan fitur deodorizer.

Deodorizer adalah komponen tambahan yang berfungsi untuk menyerap dan menetralisir bau tidak sedap di dalam kulkas. Alat ini bisa berupa bahan alami seperti baking soda dan arang aktif, atau perangkat teknologi tinggi seperti filter zeolit dan sistem katalitik berbahan logam.

Pada kulkas modern, deodorizer sering kali sudah terpasang secara permanen di dalam ruang pendingin dan dirancang untuk bekerja secara otomatis tanpa memerlukan listrik atau pengaturan khusus dari pengguna.

Keberadaan deodorizer dalam kulkas sangat penting, terutama karena kulkas menyimpan berbagai jenis makanan dengan aroma yang berbeda-beda. Ketika aroma-aroma tersebut bercampur, bisa menimbulkan bau yang mengganggu.

Lebih dari itu, bau tak sedap juga bisa menjadi tanda adanya bakteri atau sisa makanan yang mulai membusuk. Deodorizer membantu mengatasi masalah ini dengan menjaga udara di dalam kulkas tetap segar dan bersih.

Meskipun terdengar sederhana, prinsip kerja deodorizer cukup kompleks. Ada deodorizer yang bekerja secara kimiawi dengan menetralisir gas penyebab bau, dan ada pula yang menyerap partikel penyebab bau lewat permukaan berpori.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu, Bisa Simpan Banyak Makanan

Fungsi Utama Deodorizer pada Kulkas

Fitur deodorizer pada kulkas Samsung, yang mengeliminasi bau tidak sedap seperti bau amis.

Beberapa fungsi utama deodorizer pada kulkas, baik yang menggunakan teknologi inverter maupun non inverter, ialah:

Menyerap dan Menghilangkan Bau Tak Sedap

Fungsi paling utama dari deodorizer adalah menyerap dan menghilangkan bau kulkas yang tidak sedap. Aroma menyengat yang berasal dari ikan mentah, durian, atau makanan sisa dapat bertahan lama dan mencemari udara kulkas secara keseluruhan. Jika tidak ditangani, bau ini bisa mempengaruhi kualitas makanan lain yang disimpan.

Deodorizer bekerja dengan cara menangkap molekul penyebab bau, seperti hidrogen sulfida, amonia, dan senyawa organik volatil lainnya.

Beberapa deodorizer menggunakan bahan seperti arang aktif, yang memiliki permukaan mikroskopis luas untuk menyerap partikel bau. Jenis lain, seperti baking soda, bekerja secara kimiawi dengan menetralkan asam dan basa yang berkontribusi terhadap aroma tak sedap.

BACA JUGA: 10 Kulkas Polytron Terbaru 1 Pintu dan 2 Pintu, Berkualitas!

Menjaga Kesegaran Makanan Lebih Lama

Kondisi udara di dalam kulkas sangat mempengaruhi umur simpan makanan. Ketika bau tak sedap menandakan adanya makanan yang membusuk atau pertumbuhan bakteri, udara yang tercemar bisa mempercepat kerusakan bahan makanan lain yang masih segar. Deodorizer membantu menjaga kualitas udara tetap bersih sehingga makanan tidak mudah terkontaminasi.

Selain itu, beberapa jenis deodorizer juga mampu menyerap gas etilen. Gas ini dilepaskan secara alami oleh buah dan sayur yang matang, dan jika tidak dikendalikan, bisa mempercepat proses pembusukan pada bahan makanan lain.

Dengan menyerap gas etilen, deodorizer memperlambat pematangan berlebih dan menjaga kesegaran buah serta sayur lebih lama. Efek ini sangat terasa pada sayuran berdaun hijau, buah-buahan seperti apel dan pisang, serta bahan makanan mentah lainnya.

Membantu Menjaga Kebersihan Udara dalam Kulkas

Deodorizer juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara secara keseluruhan. Udara yang bersih bukan hanya bebas dari bau, tetapi juga minim kontaminan seperti bakteri dan jamur mikroskopis.

Beberapa deodorizer modern menggabungkan fungsi penyerap bau dengan kemampuan antibakteri, sehingga membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme di dalam kulkas.

Ada juga deodorizer yang menggunakan teknologi ionisasi atau filter katalitik untuk menangkap partikel mikro di udara. Produk semacam ini biasanya digunakan di kulkas premium dan mampu bekerja tanpa perlu diganti dalam waktu lama.

BACA JUGA: 10 Kulkas SHARP Terbaru 2 Pintu dan 1 Pintu, Hemat Listrik!

Mencegah Kontaminasi Silang Aroma antar Makanan

Salah satu tantangan dalam menyimpan makanan di kulkas adalah mencegah aroma dari satu jenis makanan menyebar ke makanan lain. Sebagai misal, aroma tajam dari bawang, sambal, atau ikan asin bisa menempel pada kue, buah, atau produk olahan susu jika tidak tertutup rapat. Hal ini dapat menurunkan kualitas rasa dan aroma makanan yang seharusnya netral.

Dengan adanya deodorizer, udara yang membawa molekul bau akan disaring atau dinetralkan sebelum sempat menyebar ke seluruh ruang kulkas. Ini membuat makanan tetap memiliki cita rasa asli meskipun disimpan berdekatan dengan bahan beraroma kuat.

Teknologi deodorizer bahkan dirancang untuk bekerja secara pasif selama 24 jam, sehingga memberikan perlindungan terus-menerus dari risiko pencampuran aroma. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir saat menyimpan berbagai jenis makanan dalam satu kulkas.

Cara Kerja Deodorizer di Dalam Kulkas

Fitur deodorizer pada salah satu kulkas Samsung.

Cara kerja deodorizer tergantung pada jenis dan teknologi yang digunakan. Namun, secara umum, prinsip dasarnya adalah menyerap, menetralkan, atau mengurai molekul penyebab bau di dalam udara kulkas.

  1. Penyerap aktif seperti arang dan zeolit.

Bahan ini memiliki struktur berpori sangat halus, yang mampu menangkap dan menyimpan molekul bau. Partikel bau akan tertahan di dalam pori-pori dan tidak akan kembali ke udara, sehingga mencegah penyebaran aroma tidak sedap.

  1. Reaksi kimia seperti baking soda.

Baking soda bekerja dengan menetralkan senyawa asam dan basa yang menghasilkan bau, seperti asam butirat atau amonia. Reaksi ini mengubah senyawa tersebut menjadi bentuk yang lebih stabil dan tidak berbau.

  1. Filter katalitik berbahan logam.

Beberapa deodorizer modern menggunakan bahan logam seperti platinum atau titanium untuk mempercepat reaksi kimia yang mengurai gas bau. Teknologi ini sering ditemukan pada kulkas berteknologi tinggi yang menjanjikan udara kulkas tetap segar dalam jangka panjang.

  1. Ionisasi atau sistem ozon.

Teknologi ini mengeluarkan ion negatif atau ozon dalam jumlah kecil untuk membunuh bakteri dan menetralisir molekul bau. Meskipun lebih jarang digunakan, sistem ini sangat efektif dan biasanya ditemukan di produk deodorizer kelas premium.

Semua metode ini bekerja secara pasif dan tidak memerlukan campur tangan pengguna. Deodorizer terus menyaring udara di dalam kulkas sepanjang waktu untuk menjaga kondisi penyimpanan makanan tetap optimal.

BACA JUGA: 4 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Harga 1 Jutaan, Minimalis!

Rekomendasi Kulkas dengan Teknologi Deodorizer

Berikut ini beberapa pilihan kulkas dari berbagai merek kulkas terbaik, seperti kulkas Sharp hingga Panasonic, yang sudah dilengkapi teknologi deodorizer dan tersedia di pasaran per Juli 2025:

Nama Produk Harga Bulan Juli 2025
Kulkas Samsung Inverter RT22FARBDB1/SE Rp5.599.000
Kulkas Aqua AQR-D270(DS) Rp3.499.000
Kulkas Panasonic Inverter NR-BB250V-H Rp6.499.000
Kulkas Sharp SJ-X185MG-GR Rp2.299.000
Kulkas Polytron Inverter PRM431X Rp3.999.000

*Harga terbaru Juli 2025 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Silakan klik link produk untuk mengetahui harga terkini!

Cara Merawat dan Mengganti Deodorizer Kulkas

Fitur deodorizer pada salah satu kulkas Samsung.

Agar deodorizer tetap efektif, penting untuk merawat dan menggantinya secara berkala. Setiap jenis deodorizer memiliki masa pakai yang berbeda, tergantung dari bahan dan teknologi yang digunakan.

  • Baking soda: Umumnya efektif selama 1–3 bulan. Setelah itu, senyawa aktifnya akan jenuh dan tidak lagi mampu menyerap bau secara optimal. Jika Anda menggunakan baking soda, sebaiknya letakkan dalam wadah terbuka dan ganti secara rutin.
  • Arang aktif dan zeolit: Kedua bahan ini memiliki daya tahan lebih lama, sekitar 6 hingga 12 bulan tergantung dari kualitas produk dan seberapa sering kulkas dibuka. Beberapa produk bahkan bisa diregenerasi dengan dijemur di bawah sinar matahari agar pori-porinya terbuka kembali.
  • Filter katalitik: Jenis ini biasanya tidak memerlukan penggantian selama bertahun-tahun. Namun, tetap perlu dibersihkan jika permukaannya tertutup debu atau kotoran. Cukup lap dengan kain bersih dan kering secara berkala.
  • Deodorizer elektrik atau ionisasi: Produk ini memiliki indikator masa pakai atau baterai isi ulang. Ikuti petunjuk pemakaian dari pabrikan untuk memastikan deodorizer bekerja optimal sepanjang waktu.

Selain mengganti deodorizer, penting juga untuk menjaga kebersihan kulkas secara keseluruhan. Lap bagian dalam kulkas secara rutin menggunakan campuran air dan cuka, buang makanan yang sudah kedaluwarsa, dan pastikan makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat. Dengan begitu, deodorizer tidak harus bekerja terlalu keras dan umur pakainya bisa lebih panjang.

Menggunakan deodorizer dalam kulkas bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga langkah cerdas untuk menjaga kualitas makanan dan kebersihan udara di dalam ruang penyimpanan.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli kulkas baru, pilihlah model yang sudah dilengkapi teknologi deodorizer agar kesegaran makanan dan minuman tetap terjaga, tanpa perlu repot beli alat tambahan!

Mau belanja elektronik secara mudah tanpa perlu datang ke toko Erablue Elektronik terdekat? Langsung belanja di toko elektronik online erablue.id yang kini memberikan banyak kemudahan karena Anda cukup klik dan belanja. Untuk memudahkan Anda berbelanja, Erablue memberikan fasilitas:

- Gratis Pengiriman dan Pemasangan*.

- Layanan 1 Tukar 1 untuk produk cacat pabrik*.

- Garansi resmi.

*syarat dan ketentuan berlaku