Tips & Trick

Penyebab dan Cara Mengatasi Layar Laptop Putih dengan Aman

Editor Azhar Ilyas 23/03/2025 2.241 Viewer

Laptop menjadi perangkat penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bayangkan saat bekerja, tiba-tiba layar berubah putih. Situasi ini bisa membuat panik, terutama jika ada deadline atau data penting yang belum disimpan.

Masalah layar laptop putih bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dari driver usang hingga kerusakan hardware. Simak penyebab dan solusi tepat yang bisa diterapkan berikut ini.

Penyebab Layar Laptop Putih

Penyebab Layar Laptop Putih

Kenapa layar laptop putih? Layar laptop putih bisa disebabkan oleh masalah hardware atau software. Kerusakan LCD, kartu grafis, atau kabel fleksibel sering menjadi pemicunya. Konektor yang longgar atau kabel rusak juga dapat mengganggu tampilan. Selain itu, driver kartu grafis yang bermasalah atau sistem operasi yang error bisa menyebabkan layar blank.

Laptop Terlalu Panas Overheat

Overheating bisa menyebabkan layar laptop putih karena beberapa faktor. Suhu tinggi dapat merusak komponen, termasuk layar laptop hitam, akibat ekspansi termal yang tidak seimbang. Piksel bisa rusak, menimbulkan titik mati atau garis di layar. Selain itu, laptop cepat panas dapat mengganggu backlight, membuat laptop mati total.

Kabel penghubung LCD dengan motherboard juga berisiko meleleh jika suhu terlalu tinggi. Ventilasi yang tersumbat debu mempercepat overheating, terutama saat laptop digunakan terlalu lama atau menjalankan banyak tugas sekaligus.

Kerusakan pada Layar atau Inverter

Kerusakan pada layar atau inverter bisa menyebabkan layar laptop putih. LCD yang bermasalah sering kali disebabkan oleh tekanan berlebihan atau penggunaan yang tidak sesuai. Kondisi ini dapat memicu munculnya bercak putih atau gangguan tampilan lainnya.

Selain itu, kabel LCD yang rusak atau tidak terpasang dengan baik bisa mengganggu koneksi ke motherboard. Inverter yang bermasalah juga dapat membuat lampu latar tidak berfungsi, menyebabkan layar tampak putih atau redup.

BACA JUGA: 7 Cara Melihat Spek Laptop dengan Mudah dan Cepat

Masalah pada Graphics Processing Unit (GPU)

Masalah pada GPU bisa menyebabkan layar laptop putih. Kerusakan kartu grafis dapat mengganggu tampilan, membuat layar tidak menampilkan gambar dengan benar. Driver grafis yang usang atau bermasalah juga bisa memicu layar blank. Memperbarui atau menginstal ulang driver sering kali menjadi solusi efektif.

Overheating pada GPU dapat merusak komponen dan mempengaruhi tampilan layar. Pengaturan yang salah, seperti memilih "NVIDIA GPU Only," juga bisa menyebabkan layar membeku. Selain itu, gangguan pada memori atau hard drive dapat berkontribusi terhadap masalah ini.

Laptop Terpapar Virus atau Malware

Virus atau malware bisa menyebabkan layar laptop putih atau laptop blue screen dengan berbagai cara. Perangkat lunak berbahaya ini dapat mengubah pengaturan tampilan tanpa izin, seperti resolusi dan kecerahan layar. Selain itu, malware bisa merusak atau memodifikasi driver grafis, sehingga membuat tampilan layar menjadi tidak stabil atau bahkan hilang.

Aktivitas virus yang berlebihan juga bisa membebani sistem yang menyebabkan overheating dan merusak komponen layar. Beberapa jenis malware dapat memicu crash sistem yang tidak hanya mengancam data tetapi juga berpotensi merusak hardware laptop.

Gangguan pada Sistem Operasi

Gangguan pada sistem operasi bisa menjadi penyebab layar laptop putih. Kerusakan pada file sistem dapat membuat perangkat tidak berfungsi dengan baik, bahkan menyebabkan layar menjadi blank. Konflik antara perangkat lunak juga dapat mengganggu tampilan, terutama jika ada program yang tidak kompatibel.

Pembaruan sistem yang gagal atau instalasi software yang bermasalah dapat memicu gangguan pada layar laptop. Selain itu, infeksi malware sering kali merusak file sistem, sehingga menyebabkan kinerja perangkat terganggu hingga layar tidak bisa menampilkan gambar dengan normal.

BACA JUGA: Cara Mengatasi Layar Laptop Kedap Kedip dari Software dan Hardware

Cara Mengatasi Layar Laptop Putih

Cara Mengatasi Layar Laptop Putih

Layar laptop yang tiba-tiba berwarna putih bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah hardware hingga gangguan sistem. Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang bisa dicoba, seperti memeriksa koneksi hardware, memperbarui driver grafis, atau membersihkan komponen internal.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi laptop layar putih dapat membantu memperbaiki masalah layar:

Dinginkan Laptop

  1. Hindari meletakkan laptop di permukaan yang menghalangi ventilasi agar aliran udara tetap optimal.
  2. Membersihkan debu pada ventilasi dan komponen internal dapat mencegah panas berlebih yang berpotensi merusak perangkat.
  3. Menggunakan alas pendingin dapat membantu menurunkan suhu laptop, terutama saat digunakan dalam waktu lama.
  4. Hindari menjalankan aplikasi berat secara terus-menerus agar sistem tidak terlalu terbebani berbagai merk laptop bagus dan suhu tetap stabil.
  5. Atur daya laptop agar tidak bekerja dalam mode performa tinggi secara terus-menerus untuk mengurangi panas berlebih.

Lakukan Restart Laptop

  1. Restart Laptop: Memulai ulang laptop dapat mengatasi gangguan kecil yang menyebabkan layar putih. Proses ini membantu menyegarkan sistem dan mengurangi beban memori.
  2. Force Restart: Jika laptop tidak merespons, lakukan restart paksa dengan menekan tombol Power selama beberapa detik hingga perangkat mati, lalu nyalakan kembali.

BACA JUGA: Cara Melindungi Data Pribadi di HP, Awas Jadi Korban Penjahat Siber!

Periksa Kabel Konektor

  1. Periksa Sambungan Hardware: Pastikan semua kabel yang menghubungkan layar dan motherboard terpasang dengan baik. Koneksi yang longgar dapat menyebabkan layar laptop menjadi putih.
  2. Cek Kondisi Kabel Fleksibel LCD: Kabel fleksibel menghubungkan layar dengan motherboard. Jika kabel ini rusak atau longgar, tampilan layar bisa terganggu atau tidak muncul.
  3. Bersihkan Konektor: Gunakan kain lembut atau alat pembersih untuk menghilangkan debu pada konektor. Kotoran dapat menyebabkan gangguan pada tampilan layar.
  4. Ganti Kabel Fleksibel Jika Rusak: Jika kabel fleksibel dalam kondisi buruk, segera ganti dengan yang baru. Untuk hasil optimal, konsultasikan ke teknisi profesional.
  5. Pastikan Kabel Tidak Longgar: Periksa sambungan kabel, baik di dalam laptop maupun konektor eksternal seperti HDMI. Pastikan semuanya terpasang dengan kuat.

Cek Kerusakan pada Layar

  1. Periksa Kondisi Layar: Pastikan layar laptop berfungsi normal tanpa adanya gangguan visual. Komponen LCD yang bermasalah bisa menyebabkan tampilan tidak stabil.
  2. Gunakan Software Pixel Repair: Instal aplikasi Pixel Repair di laptop, lalu jalankan dan pilih warna uji. Jika terdapat perbedaan warna, layar mungkin mengalami kerusakan.
  3. Coba Software Passmark MonitorTest: Instal Passmark MonitorTest dan jalankan uji layar. Software ini akan menampilkan analisis kondisi LCD, tetapi hanya gratis selama 30 hari.
  4. Sambungkan ke Monitor Eksternal: Hubungkan laptop ke monitor lain menggunakan kabel VGA atau HDMI. Jika layar eksternal normal, maka masalah ada pada layar laptop.

Lakukan Diagnostik Hardware

  1. Gunakan Utilitas Diagnostik Bawaan: Laptop terbaik modern memiliki alat diagnostik yang bisa diakses saat booting, biasanya dengan menekan tombol seperti F12 atau F2.
  2. Akses BIOS atau Software Diagnostik: Beberapa laptop menyediakan fitur diagnostik di BIOS atau software bawaan untuk mengecek kondisi hardware secara langsung.
  3. Lakukan Tes Hardware: Jika layar masih blank putih, jalankan pengujian hardware lebih lanjut untuk menemukan sumber masalah.
  4. Periksa RAM dan Hard Drive: Pastikan RAM terpasang dengan baik dan hard drive tidak mengalami masalah koneksi atau kerusakan fisik.
  5. Cek Lampu Indikator Laptop: Perhatikan lampu daya atau indikator lainnya. Jika berkedip atau tidak menyala, bisa jadi ada masalah pada daya atau hardware.

Pindai Virus dan Malware di Laptop

  1. Tekan tombol Windows + I, lalu masuk ke menu Update & Security untuk mengakses pengaturan keamanan.
  2. Masuk ke bagian Windows Security dan klik Virus & Threat Protection untuk mulai memindai sistem.
  3. Pilih Quick Scan untuk pemeriksaan cepat atau Full Scan untuk memindai seluruh file dan program.
  4. Jika ditemukan virus, Windows Defender akan memberikan opsi untuk menghapus atau mengkarantina ancaman tersebut.

Cek Driver Grafis

  1. Perbarui Driver Grafis: Driver grafis yang usang atau rusak bisa menyebabkan layar putih. Pastikan driver diperbarui agar kompatibilitas dan kinerja tetap optimal.
  2. Cek Driver di Device Manager: Buka Device Manager melalui menu Start, lalu periksa bagian Display Adapters untuk melihat kartu grafis yang terpasang.
  3. Update Driver Secara Otomatis: Klik kanan driver grafis, pilih Update Driver, lalu pilih opsi pencarian otomatis atau gunakan file driver yang sudah diunduh.
  4. Unduh Driver dari Produsen: Kunjungi situs resmi NVIDIA, AMD, atau Intel untuk mengunduh driver terbaru yang sesuai dengan model kartu grafis dan sistem operasi.
  5. Gunakan Intel Driver & Support Assistant: Bagi pengguna grafis Intel, gunakan Intel Driver & Support Assistant untuk mendeteksi dan memperbarui driver secara otomatis.

Lakukan Update Sistem Operasi

  1. Klik logo Windows, lalu pilih Settings > Update & Security. Gunakan kombinasi Windows + I untuk akses lebih cepat.
  2. Pilih Windows Update, lalu klik Check for updates untuk melihat apakah ada pembaruan yang tersedia.
  3. Jika ada pembaruan, klik Download now. Sistem akan mengunduh dan menginstalnya secara otomatis.
  4. Setelah unduhan selesai, klik Install dan tunggu hingga proses pemasangan selesai.
  5. Beberapa pembaruan membutuhkan restart agar perubahan diterapkan. Klik Restart now jika sistem memintanya.
  6. Selama proses pengunduhan, Anda tetap dapat menjalankan tugas lain di PC seperti biasa.

BACA JUGA: Cara Mengatasi Laptop Freeze, Agar Produktivitas Tidak Berhenti

Itulah berbagai penyebab dan solusi untuk mengatasi layar laptop putih. Jika masalah masih terjadi, ikuti langkah perbaikan di atas. Jika ragu, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi untuk mencegah kerusakan lebih serius.